Sabtu, 16 Maret 2013

daftar harga CDI Racing

Daftar Harga CDI Racing

Peranti ini juga sering dibilang sebagai otak pengapian motor. Inti kinerjanya pada kapasitor di dalamnya. Di mana pada sistem AC atau DC, tegangan tinggi masuk ke kapasitor berkisar 250-300 Volt. Kemudian dilepas ke koil yang memiliki perbandingan 1 : 700-750. Ujungnya tegangan koil yang keluar jadi 30.000-35.000 Volt.

“Pelepasan muatan tersebut, dipicu oleh pulser dan biasa disebut timing pengapian. Namun tiap tunggangan memiliki panjang pulser berbeda, makanya tak bisa saling tukar CDI,” beber Tomy Huang, penggagas CDI BRT.

Bawaan pabrik, semua CDI ada limiter/pembatasnya guna menjaga kinerja mesin agar tidak melebihi daya kerja mesin itu sendiri. Namun banyak rider yang ingin memperpanjang bahkan menghilangkan limit tersebut untuk memperoleh performa dan akselerasi yang lebih besar.

Salah satu cara praktisnya dengan pasang CDI aftermarket berembel-embel racing. “Namun tak semua CDI racing unlimiter. Kebanyakan produk ini, racikannya fokus pada kurva pengapian dan limiternya dibikin lebih tinggi dari standar,” beber Andres Sianipar, research & development CDI Andrion.

Lantaran berstatus racing, selain bikin performa dan akselerasi terdongkrak, bukan berarti peranti ini bikin boros bensin, justru sebaliknya. “Hal ini dikarenakan adanya proses pembakaran yang lebih sempurna, sehingga BBM di ruang bakar yang masuk ke ruang bakar, terbakar semua,” imbuh Andres.

Bila dilihat dari pengaplikasiannya, part pendongkrak pengapian ini dibagi menjadi 2. Pertama, timing pengapian yang bersifat tetap dan kedua timing pengapian yang bisa diubah/setel sesuai setingan mesin (programmable).

“CDI racing tipe pertama, biasa dipakai untuk motor harian, sedangkan tipe programmable, lebih efektif diaplikasi pada motor balap maupun road race,” ujar Ruddy Tanumihardjo, distributor Cheetah Power.

Eits, tunggu dulu! Selain CDI racing berlabel BRT, Andrion, Cheetah Power, Rextor, TDR dan Varro yang jadi incaran motormania, juga ada CDI Genuine bawaan motor yang juga jadi jajanan untuk disubstitusi pada motor lain. CDI tersebut adalah CDI Yamaha Fino, Suzuki Shogun 110 (Shindengen) dan Yamaha Vega lawas.

“Ketiga CDI tersebut ada yang bisa langsung pasang dan ada juga yang butuh beberapa penyesuaian,” imbuh Jessy ‘Cokky’ Liga Siswanto, penggawang JP Racing, yang sudah aplikasi CDI Fino pada Yamaha Mio road race racikannya.

Nah, bagi pencinta motor kenceng yang berencana aplikasi salah satu part tersebut, silakan lirik daftar harganya di bawah ini (lihat tabel harga). Tentunya disesuaikan dengan kebutuhan, karakter mesin dan budget yang ada.

Monggo, dipilih!

BRT (021-9765447)
  • Hyperband 400 ribu
  • Dualband 450 ribu
  • I-Max 850 ribu

Rextor (021-97937709)
  • Adjustable 550 ribu
  • Prodrag 3 juta
  • Monster 2,5 juta
  • AC GRM 2 juta
  • AC Extreem 975 ribu
  • Limited Edition 1,5 juta

Desain d balik noken as


TUNE LOBE SEPARATION ANGLE
Bisa dipahami, kerja utama dari noken as adalah untuk mengontrol waktu kapan klep membuka dan menutup. Dimana lobe intake dan lobe exhaust bekerja secara masing-masing. Jarak pemisah antar kedua lobe dinamakan Lobe Separation, karena diukur dalam derajat maka disebut Lobe Separation Angle (Sudut Pemisah Lobe). Lobe Separation diukur antara puncak intake lobe dengan puncak exhaust lobe. Pada dasarnya berada di area separuh dari derajat putaran kruk As antara puncak exhaust dengan puncak intake. Jika durasi tetap, memperbesar LSA sama dengan memperkecil Overlap, sebaliknya menyempitkan LSA memperbesar Overlap.
“Bisanya, jika semua faktor tetap, melebarkan LSA menghasilkan kurva torsi yang rata dan lebih lebar yang bagus di RPM tinggi tapi membuat respon gas lambat” terang Billy Godbold, desainer camshaft CompCamp USA. “Merapatkan LSA menghasilkan efek berlawanan, membuat torsi memuncak, mesin cepat teriak, namun rentang tenaga sempit.”
Ada beberapa alasan  merubah lobe separation untuk mempengaruhi performa mesin. Misal, jika kamu memakai setang piston relatif lebih panjang, kondisi ini membuat piston berada pada TMA lebih lama. Noken as dengan LSA lebar mungkin akan lebih cocok untuk situasi ini.
OVERLAP merupakan waktu dimana dalam hitungan durasi kruk As, klep intake dan exhaust terbuka bersamaan. Terjadi di akhir langkah buang dimana klep Ex menutup dan diawal langkah hisap dimana klep In mulai membuka. Selama periode Overlaping, port Ex dan port In dapat “berkomunikasi” satu sama lain. Idealnya, kamu ingin menghasilkan efek agar kabut bersih di Intake Port tersedot masuk ke ruang bakar oleh bantuan kevakuman port Ex sehingga pengisian silinder dapat lebih efisien. Desain cam dan kombinasi porting yang jelek akan menghasilkan efek sebaliknya, dimana gas buang menyusup masuk melewati klep In terus ke dalam porting Intake.
Beberapa faktor mempengaruhi seberapa banyak overlapping yang ideal pada mesinmu. Ruang bakar yang kecil biasanya butuh overlap yang sedikit saja, dikarenakan didesain untuk memaksimalkan Torsi di RPM rendah. Kebanyakan mesin balap saat ini bergantung pada putaran mesin tinggi untuk memaksimalkan gear rasio, sehingga overlap yang banyak justru membantu. Ketika RPM melonjak, klep in membuka dan menutup semakin cepat. Jumlah udara dan bahan bakar yang besar harus dapat dimasukkan ke ruang bakar dalam waktu yang singkat, oleh karenanya meningkatkan durasi overlap membantu di proses ini.
Setang piston / stroke yang panjang, menjadi mendadak popular di trek balap lurus, memiliki efek yang sama dengan hanya mengatur LSA. Karena piston bertahan di TDC semakin lama, ini membuat ruang bakara seakan mengecil untuk menerima pasokan udara/bahan bakar. Karena itu, overlap yang lebih sedikit mampu mengisi ruang bakar lebih baik. Selain mengurangi kevakuman dan potensi gas membalik, kebanyakan Overlaping dalam mesin balap menghasilkan gas yang tidak terbakar langsung menuju pipa knalpot, membuat mesin rakus bahan bakar. Untuk kebanyakan balap jarak pendek, ini tidak menjadi masalah. Tapi jika kamu sedang balap dengan jarak tempuh tinggi atau jumlah lap banyak hal ini akan memperbanyak waktu masuk pitstop.
DURATION adalah waktu yang diukur dalam derajat putaran kruk As, dimana –baik klep In maupun Ex- sedang terbuka.
Saat putaran mesin meningkat, mesin seringkali mencapai poin dimana kesulitan mengisi silinder dengan pasokan udara/bahan-bakar dalam waktu singkat saat klep in terbuka. Hal yang sama terjadi saat ingin membuang gas sisa pembakaran. Jawaban singkat atas masalah ini, buat klep In membuka lebih lama, yang berarti memperbesar durasinya. Untuk memaksimalkan aliran saat langkah buang, banyak desainer cam Extreme memulai klep membuka medekati posisi saat piston berada di tengah-tengah langkah Usaha. Ini terlihat akan mengurangi tenaga yang dihasilkan, tapi idenya adalah membuat klep Ex sudah terbuka penuh saat piston berada di TMB akan melakukan langkah buang. Selama langkah usaha, ledakan bahan-bakar sudah menggunakan sekitar 80 % dari tenaga untuk menendang piston turun saat kruk as baru berputar 90 derajat atau saat piston berada di tengah proses turun. Separuhnya lagi member efek yang sedikit untuk meningkatkan tenaga, dan akan lebih baik jika dimanfaatkan untuk menbuang gas sisa pembakaran sehingga udara yang terhisap masuk akan lebih bersih nantinya.
LIFTV.S.DURATIONV.S.ACCELERATIOn
Ini adalah pernyataan yang seringkali kita dengar: Klep paling efisien dalam mengalirkan udara (baik intake / exhaust) saat terbuka penuh. Kita harus membuang jauh pikiran itu. Karena pernyataan itu berarti memberitahu kita bahwa untuk menghasilkan performa mesin maksimal, waktu proses klep terangkat maupun saat turun adalah sia-sia belaka. Seakan-akan klep harus terbuka penuh dalam waktu cepat untuk menghasilkan flow maksimum, sedangkan klep harus cepat menutup penuh untuk memampatkan kompresi.
Untuk mendekati proses ini kebanyakan Extreme Racing Cam menjadi memiliki profil lobe yang kelihatan konyol, sangat tajam sehingga membuka dan menutup klep dengan cepat. Ini membutuhkan perklep lebih kuat, serta bobot rocker arm yang ringan untuk menjaga kontrol klep, dan bahkan Engine Tuner serta Desainer Noken As masih mencari cara konyol untuk membuka klep lebih cepat lagi.
Cam yang super agresiv dengan lift tinggi memungkinkan kamu memperpendek durasi pada situasi tertentu, dimana memang dapat membantu tenaga. “Agresif Ramp membantu klep untuk mencapai puncak maksimum velocity lebih dini, memungkinkan lebih banyak area untuk durasi. Mesin dengan airflow terbatas (karburator kecil) kelihatan sangat menyukai profil yang agresif. Seakan-akan ini meningkatkan sinyal untuk mendapatkan pasokan melewati batasan venturi tersebut. Waktu klep menutup balik dengan cepat yang berarti memperpendek durasi klep in menutup akan menghasilkan tekanan silinder lebih dahsyat.
Akselerasi Ramp profil cam harus diperhatikan berdasarkan rocker arm masih menggunakan plat datar atau telah memakai roller. Roller lebih mampu menerima akselerasi tinggi dibandingkan rocker arm konvensional, sehingga gejala floating mampu diminimalkan.
DURASI PADA 1 mm

Satu hal yang membuat pusing banyak engineer adalah pabrikan noken as mencantumkan durasi yang tidak jelas. Karena durasi yang diiklankan berbeda dengan durasi saat noken as Di dial di mesin. Masalahnya banyak pabrikan memakai banyak patokan untuk mengukur durasi. Oleh karenanya kita harus terbiasa memiliki standard saat bicara durasi noken As, patokan angkatan klep 1mm adalah yang dipakai dunia Internasional.
Biasanya, klep belum mulai mengalirkan udara secara baik hingga mencapai angkatan tertentu. Juga, perbedaan dalam hempasan noken as membuat semakin sulit untuk mengukur momen klep mulai terangkat dari seating klep. Akhirnya, durasi pada 1mm dari lobe lift lebih mudah diukur dan membuat hidup semua orang lebih mudah dalam menyeting cam timing di busur derajat. Lebih mudah mengukur durasi 1mm daripada harus mencari tahu kapan klep benar-benar mulai terangkat. Saat memakai busur derajat dan dial indicator, disini jauh lebih presisi untuk menentukan durasi saat dial indicator menunjuk lift 1mm dibandingkan durasi saat lift baru 0.10mm misalnya.”
ADVANCE V.S RETARD CAM
Dengan setingan timing cam special, kamu dapat merubah sudut noken as relative terhadap kruk As. Memutar cam maju membuat event bukaan klep terjadi lebih cepat, ini dinamakan Advance. Retard adalah kebalikannya. Yang perlu diperhatikan batasan memajukan noken as adalah 4 derajat saja. Kebanyakan mesin merespon lebih baik dengan sedikit advance. Seakan-akan mempercepat intake membuka dan menutup. Semakin cepat intake menutup maka menambah tekanan silinder sehingga respon mesin akan lebih bagus. Memajukan cam akan menambah torsi di RPM bawah, tapi jika mesinmu sekarat sebelum finish, maka memundurkan cam akan membantu menambah sedikit tenaga di putaran atas.
Beberapa informasi yang kita berikan perlu digali lebih dalam lagi, namun jangan khawatir. Berikut adalah tabel indicator perubahan cam dan efek yang biasanya dihasilkan. Perlu diingat, setiap paket mesin adalah berbeda, sehingga hasilnya dapat bervariasi. Ini hanyalah petunjuk umum saja.
.Cam Change:
Typical effect
Menambah LSA:
Powerbandlebih lebar, Power memuncak, Stasioner lembut
Mengurangi LSA:
Meningkatkan Torsi menengah, Akselerasi cepat, Powerband lebih sempit.
Durasi Tinggi:
Menggeser rentang tenaga lebih ke RPM atas
Durasi Rendah:
Menambah Torsi putaran bawah
Overlaping Banyak:
Meningkatkan sinyal ke Karburator, Boros konsumsi bahan-bakar, rawan dorongan balik
Overlaping Sedikit:
Meningkatkan Respon RPM bawah, Irit bahan bakar, rawan suhu mesin lebih panas
Tetap Sehat – Tetap Semangat! Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari!
KEANEKARAGAMAN BUDAYA INDONESIA
*********************************************************************************


Kalian tentu tahu semboyan bangsa kita bukan?
Benar..." Bhineka tunggal ika" . Tentu bukan tanpa alasan jika para pendahulu kita mengambil kalimat ini sebagai semboyan bangsa.

Bangsa kita memang bangsa yang bhineka ( majemuk dalam suku, budaya, bahasa, dan sebagainya), dan hal ini bisa menjadi ancaman tersendiri bagi keutuhan bangsa, jika kita tidak bisa menerima perbedaan dengan bijaksana. Memang bukan hal yang mudah menerima hal-hal yang berbeda dengan diri dan kepribadian  kita, tapi kita sebagai warga negara yang baik, seyogyanya lebih mengutamakan keutuhan bangsa bukan?

Keanekaragaman budaya bangsa kita, harus kita anggap sebagai kekayaan bangsa, yang harus kita cintai dan lestarikan sebagai milik kita sendiri. Pernahkah kalian mendengar sebuah pepatah yang berbunyi "Tak kenal maka tak sayang" ? Untuk dapat mencintai budaya bangsa yang beraneka ragam , kita harus mengenal berbagai budaya daerah di Indonesia terlebih dahulu.

Catatan :
  • Keanekaragaman suku bangsa di Indonesia
    Di Indonesia terdapat lebih dari 300 kelompok etnik dan suku bangsa.
    16 suku bangsa dengan jumlah (populasi)  terbesar di Indonesia menurut sensus 2000 sebagai berikut:

    Suku Bangsa Populasi (juta) Persentase Kawasan utama
    Suku Jawa 86,012 41,7 Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung
    Suku Sunda 31,765 15,4 Jawa Barat
    Tionghoa-Indonesia 7,776 3,7 Jakarta, Kalimantan Barat, Jawa Timur
    Suku Melayu 7,013 3,4 Pesisir timur Sumatera, Kalimantan Barat
    Suku Madura 6,807 3,3 Pulau Madura
    Suku Batak 6,188 3,0 Sumatera Utara
    Suku Minangkabau 5,569 2,7 Sumatera Barat, Riau
    Suku Betawi 5,157 2,5 Jakarta
    Suku Bugis 5,157 2,5 Sulawesi Selatan
    Arab-Indonesia 5,000 2,4 Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah
    Suku Banten 4,331 2,1 Banten
    Suku Banjar 3,506 1,7 Kalimantan Selatan
    Suku Bali 3,094 1,5 Pulau Bali
    Suku Sasak 2,681 1,3 Pulau Lombok
    Suku Makassar 2,063 1,0 Sulawesi Selatan
    Suku Cirebon 1,856 0,9 Jawa Barat

    sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_bangsa_di_Indonesia
  • Rumah-rumah adat di Indonesia
1. Rumoh Aceh (Rumah Adat Nanggroe Aceh Darussalam)
rumah adat aceh NAD rumah adat tradisional Rumoh aceh Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumoh Aceh
2. Rumah Balai Batak Toba (Rumah Adat Sumatera Utara/Sumut)
rumah adat sumatera utara sumut Rumah tradisional balai batak toba Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Adat Balai Batak Toba
3. Rumah Gadang (Rumah Adat Sumatera Barat/Sumbar)
rumah adat sumatera barat sumbar rumah tradisonal sumbar Rumah gadang Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Gadang Minangkabau Sumatera Barat
4. Rumah Melayu Selaso Jatuh Kembar (Rumah Adat Kepulauan Riau)
rumah adat kepulauan riau rumah adat tradisional Rumah melayu selaso jatuh kembar Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Melayu Selaso Jatuh Kembar Kepulauan Riau
5. Rumah Panggung (Rumah Adat Provinsi Jambi)
rumah adat jambi rumah tradisional rumah panggung jambi Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Panggung Provinsi Jambi
6. Rumah Limas (Rumah Adat Provinsi Sumatera Selatan/Sumsel)
rumah adat sumatera selatan sumsel rumah tradisional rumah limas palembang sumsel rumah limasan Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Limas Palembang Sumatera Selatan
7. Rumah Nuwo Sesat (Rumah Adat Provinsi Lampung)
rumah adat lampung rumah tradisional Nuwo sesat lampung Gambar Rumah Adat Indonesia
Nuwo Sesat Rumah Adat Provinsi Lampung
8. Rumah Bubungan Lima (Rumah Adat Provinsi Bengkulu)
rumah adat bengkulu rumah tradisional bubungan lima bengkulu 300x185 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Bubungan Lima Bengkulu
9. Rumah Kebaya (Rumah Adat Provinsi DKI Jakarta)
gambar rumah adat betawi rumah betawi asli desain rumah khas betawi rumah tradisional betawi rumah kebaya bali 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Kebaya Rumah Adat DKI Jakarta
10. Rumah Kasepuhan (Rumah Adat Provinsi Jawa Barat)
rumah adat jawa barat jabar rumah adat kasepuhan cirebon jawa barat Gambar Rumah Adat Indonesia
Kasepuhan (Rumah Adat Jawa Barat/Jabar)
11. Rumah Joglo (Rumah Adat Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta)
rumah adat jawa timur jatim rumah joglo jawa timur jatim rumah tradisional jawa timur 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Joglo Jawa Timur
rumah adat jawa tengah jateng rumah tradisional jateng Rumah joglo jawa tengah 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Joglo Jawa Tengah
rumah adat yogyakarta rumah adat joglo yogyakarta rumah tradisional jogjakarta 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Joglo DI Yogyakarta
12. Gapura Candi Bentar (Rumah Adat Provinsi Bali)
rumah adat bali Gapura candi bentar rumah tradisional bali rumah khas bali 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Gapura Candi Bentar Bali
13. Dalam Loka Samawa (Rumah Adat Nusa Tenggara Barat/NTB)
rumah adat nusa tenggara barat NTB rumah adat Dalam loka samawa nusa tenggara barat NTB 300x201 Gambar Rumah Adat Indonesia
Dalam Loka Samawa Nusa Tenggara Barat
14. Sao Ata Mosa Lakitana (Rumah Adat Nusa Tenggara Timur/NTT)
rumah adat nusa tenggara timur NTT Sao ata mosa lakitana nusa tenggara timur 300x233 Gambar Rumah Adat Indonesia
Sao Ata Mosa Lakitana NTT
15. Rumah Panjang (Rumah Adat Kalimantan Barat/Kalbar)
rumah adat kalimantan barat rumah adat suku dayak Rumah panjang kalimantan barat kalbar suku dayak 300x163 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Panjang (Rumah Adat Suku Dayak) Kalimantan Barat
16. Rumah Betang (Rumah Adat Kalimantan Tengah/Kalteng)
rumah adat kalimantan tengah kalteng Rumah betang kalimantan tengah kalteng pontianak suku dayak 300x224 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Betang (Rumah Adat Kalimantan Tengah)
17. Rumah Banjar (Rumah Adat Provinsi Kalimantan Selatan/Kalsel)
rumah adat kalimanten selatan kalsel Rumah banjarmasin rumah banjar kalimantan selatan kalsel 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Banjar (Rumah Adat Kalimantan Selatan)
18. Rumah Lamin (Rumah Adat Provinsi Kalimantan Timur/Kaltim)
Rumah lamin kalimantan timur kaltim rumah adat kalimantan timur 300x198 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Lamin Rumah Adat Kalimantan Timur
19. Rumah Bolaang Mongondow (Rumah Adat Provinsi Sulawesi Utara/Sulut)
Rumah bolaang mongondow sulawesi utara sulut rumah adat sulawesi utara sulut Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Bolaang Mongondow Sulawesi Utara
20. Souraja atau Rumah Raja atau Rumah Besar (Rumah Adat Provinsi Sulawesi Tengah/Sulteng)
rumah Souraja rumah saoraja rumah raja rumah adat sulawesi tengah sulteng 300x200 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Souraja (Rumah Adat Sulawesi Tengah)
21. Laikas (Rumah Adat Provinsi Sulawesi Tenggara/Sultra)
rumah adat sulawesi tenggara rumah rumah Laikas sulawesi tenggara Gambar Rumah Adat Indonesia
Laikas (Rumah Adat Sulawesi Tenggara)
22. Rumah Adat Tongkonan (Rumah Adat Provinsi Sulawesi Selatan/Sulsel/Suku Toraja)
rumah adat tongkonan suku toraja rumah adat sulawesi selatan sulsel 300x224 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Adat Tongkonan Sulawesi Selatan
23. Baileo (Rumah Adat Provinsi Maluku)
rumah adat maluku rumah adat Baileo rumah tradisional Baileo Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Adat Baileo
24. Rumah Honai (Rumah Adat Provinsi Papua)
rumah adat irian jaya barat rumah adat papua rumah tradisional papua 300x197 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Honai (Rumah Adat Papua)
 25. Rumah Adat Doloupa ( Gorontalo)
Rumah Adat Gorontalo rumah adat doloupa gorontalo 300x224 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Adat Doloupa Gorontalo
26. Rumah Adat Bangka Belitung
rumah adat bangka belitung 263x300 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Adat Bangka Belitung
27. Rumah Adat Bugis
rumah adat bugis 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Adat Bugis
  • Lagu daerah di Indonesia
    1. Lagu Daerah Aceh
    Bungong Jeumpa dan Lembah Alas

    2. Lagu Daerah Sumatera Utara
    Anju Ahu, Butet, Cikala Le Pongpong, Dago Inang Sarge, Ketabo Leleng Mah Hupaima Ima, Madekdek Magambiri, Mariam Tomong, O’pio, Piso Surit, Rambadia, Say Selamat Masinegar, Sigulepong, Sinanggar Tulo, Sing Sing So dan Tan Mahurang,

    3. Lagu Daerah Sumatera Barat
    Anak Daro, Ayam Den Lapeh, Barek Solok, Dayung Palinggam, Gelang Sipaku Gelang, Ka Parak Tingga, Kambanglah Bungo, Kampuang Nan Jauh Di Mato, Kaparak Tingga, Lah Laruik Sanjo, Mak Inang, Malam Baiko, Paku Gelang, Rang Talu, Sansaro, Seringgit Dua Kupang, Tak Tong-Tong dan Tari Payung.

    4. Lagu Daerah Riau

    Kutang Barendo, Lancang Kuning, Ocu Maantau, Soleram, Zapin Laksmana Raja di Laut dan Zapin Pantai Solop.

    5. Lagu Daerah Jambi

    Batanghari, Dodoi Si Dodoi, Injit-Injit Semut, Pinang Muda, Selendang Mayang dan Timang-Timang Anakku Sayang.

    6. Sumatera Selatan

    Cuk Mak Ilang, Dek Sangke, Kabile-Bile dan Tari Tanggai.

    7. Lagu Daerah Bengkulu
    Lalan Belek, Sungai Suci dan Umang-umang.

    8. Lagu Daerah Lampung
    Lagu Lipang Lipandang merupakan satu-satunya lagu daerah yang berasal dari Lampung.

    9. Lagu Daerah Jakarta
    Jali-Jali, Keroncong Kemayoran, Kicir-Kicir, Lenggang Kangkong, Ondel Ondel, Ronggeng, Sirih Kuning dan Surilang.

    10. Lagu Daerah Jawa Barat
    Bajing Luncat, Bubuy Bulan, Cing Cangkeling, Es Lilin, Halo Halo Bandung, Manuk Dadali, Neng Geulis, Nenun, Panon Hideung, Pepepling, Peuyeum Bandung, Pileuleuyan, Sapu Nyere Pegat Simpai, Tokecang, dan Warung Pojok.
    not angka lagu manuk dadali not angka lagu daerah jawa barat 284x300 Lagu Daerah Di Indonesia

    11. Lagu Daerah Jawa Tengah
    Bapak Pucung, Gambang Suling, Gek Kepriye, Gundul Pacul, Ilir-ilir, Jamuran, dan Jaranan.
    not angka lagu gundul gundul pacul not angka lagu daerah jawa tengah 300x275 Lagu Daerah Di Indonesia

    12. Lagu Daerah Yogyakarta
    Pitik Tukung, Sinom, Suwe Ora Jamu, dan Te Kate Dipanah.

    13. Lagu Daerah Jawa Timur
    Cublak-cublak Suweng, Gai Bintang, Kembang Malathe, Keraban Sape dan Tanduk Majeng.

    14. Lagu Daerah Banten
    Dayung Sampan, Ibu, dan Jereh Bu Guru.

    15. Lagu Daerah Bali
    Dewa ayu, Janger, Macepet Cepetan, Mejangeran, Meyong-Meyong, Ngusak Asik, Puteri Ayu dan Ratu Anom.

    16. Lagu Daerah Nusa Tenggara Barat
    Helele U Ala De Teang, Moree, Orlen-orlen, Pai Mura Rame, Tebe Onana dan Tutu Koda.

    17. Lagu Daerah Nusa Tenggara Timur
    Anak Kambing Saya, Bolelebo, Desaku, Lerang Wutun, O Nina Noi, Orere,  dan Potong Bebek Angsa.

    18. Lagu Daerah Kalimantan Barat
    Lagu Cik-Cik Periuk merupakan satu-satunya lagu tradisional yang berasal dari Kalimantan Barat.

    19. Lagu Daerah Kalimantan Tengah
    Kalayar, Naluya, Palu Lempong Popi dan Tumpi Wayu.

    20. Lagu Daerah Kalimantan Selatan
    Ampar-Ampar Pisang, Paris Barantai dan Saputangan Bapuncu Ampat.

    20. Lagu Daerah Kalimantan Timur
    Lagu Indung-Indung merupakan lagu daerah satu-satunya yang berasal dari Provinsi Kalimantan Timur.

    21. Lagu Daerah Sulawesi Utara
    Esa Mokan, Gadis Taruna, O Ina Ni Keke, Si Patokaan, Sitara Tillo, Tahanusangkara dan Tan Mahurang.

    22. Lagu Daerah Sulawesi Tengah
    Tondok Kadadingku dan Tope Gugu.

    23. Lagu Daerah Sulawesi Selatan
    Ammac Ciang, Anak Kukang, Angin Mamiri, Ati Raja, Batti’batti, Ganrang Pakarena, Ma Rencong, Marencong-rencong dan Pakarena.

    24. Lagu Daerah Sulawesi Tenggara
    Peia Tawa-Tawa dan Tana Wolio.

    25. Lagu Daerah Gorontalo
    Binde Biluhuta dan Dabu-Dabu.

    26. Lagu Daerah Maluku
    Ambon Manise, Ayo Mama, Buka Pintu, Burung Kakatua, Burung Tantina, Goro-Goro Ne, Gunung Salahatu, Hela Rotan, Huhatee, Lembe-lembe, Mande-mande, Naik-Naik Ke Puncak Gunung, Nona Manis Siapa Yang Punya, O Ulate, Ole Sioh, Rasa Sayange, Sarinande, Saule, Sayang Kene, Tanase dan Waktu Hujan Sore-sore.

    27. Lagu Daerah Papua
    Apuse, Sajojo dan Yamko Rambe Yamko.

rangka drag titanium

rangka drag titanium

 
 

Ragam Sasis Drag, Aluminium Hingga Titanium (Bag. 1)

Agar pacuan drag lebih ringan berlari, enggak ada salahnya mengaplikasi rangka aluminium hingga titanium. Sebab, bobot yang ditawarkan jauh lebih enteng dari bobot sasis standar. Misal di Yamaha Mio. Standarnya berbobot 15 kg. Sedang frame aluminium, hanya memiliki berat sekitar 3 kg. Tapi, soal harga, jelas beda!Selain itu, pemakaian sasis aftermarket ini demi menjaga faktor safety ketimbang sasis asli yang dibolong-bolongi. Di bawah ini tersedia sasis untuk Yamaha Jupiter-Z, Suzuki Satria F-150 dan Yamaha Mio. Silakan dilirik!


Titanium hanya 1,7 kg
Mio Dua Pilihan
Beberapa pilihan coba ditawarkan buat pemacu Yamaha Mio. Sebab, ada dua bahan yang ditawarkan. Titanium dan juga aluminium. “Titanium bobot lebih enteng. Hanya 1,7 kg,” kata Benny Rachmawan dari Mitra2000 yang berkantor di Komplek Lodan Center, Blok. G, No. 2, Jakarta Utara. Telepon (021) 6930777.Harga tertinggi sasis titanium Rp 11 jutaan. Sedang aluminium, dijual sekitar 6,5 jutaan. “Harga itu sudah termasuk segitiga dan setang,” buka Diah dari JP Racing di Jl. Cendrawasih, No. 6 E-F, Ciputat, Tangerang. Telepon (021) 74713827Mio darg Thai Drag Bikin Gerah 2010-06-25 21:40:38 Ramainya persaingan skubek drag rupanya bikin gerah Mitra2000. Produsen dan importir yang berbasis produksi dari Thailand ini kirim langsung Mio drag 300 cc, bersasis titanium. Tak tanggung, digeber Eko Chodox, jawara drag asal Semarang, Mio bore up pun dikawal langsung Pop Taladnoy, mekanik Thailand. Di event Day Battle Drag Bike Championship 2010, Kemayoran, Eko tembus 7,721 detik di lintasan bergelombang sepanjang 201 meter. Kebayang kalau lintasan halus dan rata, bisa lebih tajam dari itu. Pastinya!

Mesin diorder langsung ke TDR Thailand. TDR kasih bore x stroke yaitu 66 x 87,9 mm. "Semua dikerjakan di Thailand. Termasuk seting kem serta rangka. Di sini tinggal pasang," terang Pop yang tentunya datang langsung ke Kemayoran.

Meski merahasiakan hitungan derajat kem, tapi Pop kasih kisaran durasi di 270 derajat. "Kemnya sudah bukan pahatan. Tapi, hasil cetakan langsung," tambahnya.

Ciri setingan mesin Thailand sangat kental pada motor ini. Tampak begitu berat pada putaran awal. Tapi, lepas dari 100 meter, langsung ngibrit. "Kita setting sesuai karakter mesin matik. Kalau terlalu galak di putaran awal, maka motor akan slip dan malah enggak jalan. Tenaga puncak diutamakan di putaran tengah dan atas," analisis pria berambut lurus ini.

Makanya, Pop memasang rasio dan roller yang cukup berat. Berbeda dengan gaya riset di sini yang justru memasang lebih ringan. "Roller saya pakai 14 gram. Sedang rasio 22/34. Dengan seting seperti ini motor lebih anteng di putaran bawah," papar pria murah senyum ini.

Menggunakan racing fuel, builder Thai itu berani patok perbandingan kompresi yang cukup padat sampai 16 : 1. Hanya saja, karena waktu yang terlalu dekat, Pop mengaku tidak sempat melakukan seting programmable pada CDI. Bahkan, di Kemayoran kemarin, Mio ini hanya TDRpakai CDI Fino standar. "Jika disesuaikan seting dengan programmable, motor akan lebih sempurna. Saya akui, dengan mengandalkan CDI standar perfroma motor ini turun sampai 20 persen dari kemampuan sebenarnya," terangnya.

Di Thailand, motor ini sebelumnya sudah dites dan tembus 6,8 detik. Dengan CDI standar, masih bisa tembus 7 detik koma kecil. "Dengan kondisi aspal yang seperti ini, 7,5 sampai 7,7 detik memang wajar," kilah mekanik yang pernah ngajak Aong dari redaksi MOTOR Plus sowan langsung ke bengkelnya.

Tentu, selain didukung mesin yang tangguh, seting motor ini juga sudah dibantu desain sasis dan suspensi yang sangat sip. Rangka titanium yang begitu ringan, membuat beban motor total jadi hanya sekitar 30 kg. Ditambah bobot Eko, sang joki yang memang tipis dan hanya 39 kg. Hambatan beban tentunya jadi lebih ringan.
DATA MODIFIKASI
Ban : Comet 60/70x17
Sok belakang : YSS
Knalpot : TDR
Gas spontan : TDR
Piston : TDR
 

macam-macam cylinder head

RCING PART: CYLINDER HEAD

0
Karena kami netral, oleh karenanya kami ingin memberikan yg terbaik untuk riset motor kalian …
Inilah hasil karya seni berpadu ilmu yang kami kembangkan
Bila butuh bantuan kami  / order racing part
Please,contact :
RAT MOTORSPORT INDONESIA
raya bypass juanda baru no 17
Sidoarjo
085645577007
Pin bbm .  28a08677
Pin bbm 2.  32a46367
image
image
image
image

macam-macam knalpot racing

RACING PART : KNALPOT RACING

Posted: 9 Maret 2013 in Tak Berkategori
0
Kami persembahkan knalpot performa tinggi terbaik sesuai riset mesin terkini.
Contact us !
RAT MOTORSPORT
RAYA BYPASS JUANDA BARU 17
SIDOARJO
085645577007
Bbm pin : 28a08677
Dragswega201@gmail.com
image
image
image
image
image
image