Sabtu, 16 Maret 2013

desain piston Racing

Mesin balap modern memiliki semakin banyak part yang mampu di SETING dan ditata konfigurasinya, oleh karena itu ketika berbicara tentang seting : bukan hanya setelan klep , spuyer ( pilot jet . main jet ) , final gir … hmmm kuno. Kita semakin dituntut untuk pandai menentukan ukuran diameter piston, panjang stroke, lingkaran daun kruk as, panjang stang piston, desain klep, porting, karburator, dll.  Dan part apa yang ber-efek paling banyak, mari kita pelajari bersama…
Salah satu peningkat tenaga utama adalah “Kompresi” , dan piston adalah salah satu part penyebab timbulnya kompresi. Dari beberapa part mesin , desain noken as, porting, piston, klep adalah yang peling seringkali dibahas. Namun desain di balik noken as sebaiknya memang kita serahkan pada ahlinya, jangan coba-coba pada yang 1 ini karena bisa berimbas fatal : sementara geometri klep juga cukup rumit dalam efeknya terhadap airflow, maka paling tidak kita bisa memahami desain piston tanpa perlu kuliah teknik mesin. Cukup baca di web R.A.T, disediakan segudang jawaban atas segala pertanyaan di angan :)
Mengukur dengan teliti gap ring piston
Bukan lantas menggampangkan proses pemilihan piston yang tepat, memang harus ditentukan oleh mekanik profesional, bukan sang pemilik motor. Namun, sedikit pengetahuan bisa menjaga kita supaya tidak dibodohi, atau bisa jadi kita dapat menyarankan mekanik kita. Karena ketika kita ingin membangun modifikasi mesin motor kita, pilihan ada di tangan kita. Bukan lagi di tangan dealer motor hehehe… Merdeka!
Pilihan harus dipertimbangkan oleh beberapa faktor :
  • Nomor 1 bahan yang digunakan untuk memproduksi piston. Keawetan adalah pilihan utama. Piston yang dilapisi silicon akhir-akhir ini juga sudah banyak diaplikasi untuk korek harian. Misal pemilik honda supra, bisa mengadopsi piston karisma, atau untuk pemilik yamaha jupiter z , bisa mengadopsi piston kawasaki zx. Dengan dimensi lebih besar dan desain lebih bagus, pastinya dapat meningkatkan lebih banyak tenaga.
  • Berat piston, bisa diperingan dengan berbagai cara. Pembubutan ekor piston, mengebor dinding piston, men-tuning balik dinding piston, dll. Apapun itu, pemakaian piston ringan mampu mendongkrak di putaran atas. Semakin sedikit beban putar menjadikan akselerasi lebh cepat merespon.
  • Besaran pin piston dan panjangnya juga pengaruh, seandainya kita bisa memasang piston dengan pin lebih kecil, tentu lebih bagus.
  • Modifikasi relief (coakan) pada permukaan piston untuk menerima lift klep tinggi harus didesain hati-hati dan presisi menjaga agar mesin tidak mudah jebol.
RING PISTON
Tujuan utama dari set paket ring piston adalah untuk men-Stabilkan piston bergerak dalam silinder, melumasi piston dan pin, menahan oli di crankcase, serta mengatur kompresi di ruang bakar. Yang terbaik, sekecil dan setipis mungkin yang bisa diperoleh. Trik yang bagus, sayangnya ada imbas nya pula. Ring semakin dekat dengan panas, sehingga perlu gap ring piston yang lebih lebar atau ring yang lebih tipis. Permukaan lebih tipis membantu mengurangi koefisien gesekan terhadap dinding liner. Mengetahui maximum RPM juga penting. Memacu pada rpm tinggi menjadi faktor dalam pemilihan dimana kualitas ring seher mampu mengurangi gejala ring piston flutter.
Modifikasi piston
Modifikasi Gas Ports
Lihat pada piston, perhatikan lubang kecil yang dibor diatas alur ring kompresi top. Gas port ini ditambahkan untuk memberi lebih banyak tekanan pada ring piston ke dinding mencegah kebocoran. Tambahannya, jika memakai ring piston lebih ringan dan tipis maka bisa mengurangi gesekan saat langkah usaha, buang dan hisap, namun sangat bertenaga saat menahan kompresi.
Mendesain dome piston untuk seting kompresi juga bisa dipelajari di :  Men-seting kompresi dengan dome piston.
Menentukan relief coakan pada piston bisa menggunakan alat mudah seperti pada web : Menentukan kedalaman coakan piston
Piston Racing
Racing piston datang dalam berbagai bentuk dan ukuran, serta desain yang kamu butuhkan untuk aplikasi tertentu, akan menghasilkan tenaga dan rpm yang berbeda, nikmatilah pengalaman-pengalaman riset yang menghabiskan banyak piston. :) Kenapa mesin balap mahal? Jawabannya : Saat ini semua engineer hampir memiliki ilmu dan kemampuan yang sama, mesin juga memiliki kualitas yang hampir setara, jika kita tidak berani untuk riset dan mencoba hal baru, untuk menjadi yang terbaik.
Manusia adalah tempatnya salah dan lupa, oleh karenanya apapun itu selama buatan manusia pastinya jauh dari kata sempurna. Maka saat memodifikasi mesin, dengan menghitung segala sesuatunya semoga bisa meminimalisir resiko kegagalan. Dan seandainya sudah ketemu kencang lantas jebol, bisa kita buatkan lagi pada ukuran sebelumnya.
Tetap Sehat – Tetap Semangat :: Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari
RAT MOTORSPORT
RAYA BYPASS JUANDA No 1
SIDOARJO – JAWA TIMUR
0856 455 77 007
bbm pin : 28a08677
Hari gini, bore up cuma nambah 15 cc dari kapasitas standardnya untuk harian… kok ga jauh beda dengan trik 5 tahun lalu, Lantas apa istimewanya?!
Jupiter z piston Kaze, 125cc, dari jaman saya sekolah naik Vega sudah bore up pake kaze… Sedangkan sekarang teknologi sudah berkembang pesat, ilmu pengetahuan sudah merata, mengapa kita masih takut-takut. Atau mungkin bisa dibilang malu-malu? Malu-malu sih ngga apa-apa, yang penting jangan malu-maluin :D
Varian motor yamaha adalah kendaraan yang paling enak dimodif, mulai jaman crypton, vega, jupiter, jupiterz, new vegaR, nouvo, mio, vega zr, jupiter mx, new jupiter z… semua adalah varian bebek-bebek yang bisa digali potensinya diluar dugaan kita.
Semua bisa dengan asyiknya di bore up minimum di tahun 2011 kita make bebek 150 cc, untuk ke kantor, kuliah, pacaran, nganter istri jalan-jalan, supaya rider penunggang  bebek sport macam cs1, dan satria fu ga memandang motor kita setengah mata… :) Bahkan penunggang motor sport mulai dari thunder125, megapro, bajaj135, minerva, atau bahkan tiger keder juga.
MX bore up piston Scorpio
Tampilan boleh saja standard habis, cupu, japanese style, kalau bisa dibikin keren modis gaul lebih asyik, mesin pun bisa di desain tampak luar standard tapi beringas habis!

kuncian utama
Karena posisi baut tanam lebar, kita bisa melesakkan piston besar dengan mudah ke mesin yamaha. Sebagai contoh, jupiter z, bisa dengan mudah dimasukkin piston honda sonic oversize 300, berdiameter 61 milimeter. Bandingkan dengan standardnya dimensi 51 milimeter. Selisih 10mm, jika dikonversikan dalam kubik, ketemu perbedaan 47 cc! Ini baru bore up! Kapasitas silinder sekarang jadi 157cc.
Belum bila memakai piston tiger! Lho, pen piston tiger dengan jupiter kan berbeda?! Bagaimana cara pasangya? Bawa dong ke tukang bubut, jaman sekarang tukang bubut sudah semakin canggih. Kalau tukang bubutnya ga canggih?! Beli piston aftermarket. Produsen piston sekarang sudah semakin bervariatif, ada piston Tiger dengan pin piston 13 milimeter. Tinggal pasang. Ngga perlu ribet, hanya perlu sedikit merogoh kocek lebih dalam. Kalau pakai piston tiger ini, oversize hingga 200 tersedia, bila dimasukkan dalam yamaha jupiterz bisa menembus 180 cc! MANTAP!
Mengatur dome piston , mengatur kompresi
Lantas bagaimana kapasitas yang membeludak itu mampu dipakai untuk harian?!
Kunci utama yang wajib menjadi acuan adalah pengaturan kompresi. Saat melakukan super street bore up , sedapat mungkin perbandingan kompresi diatur dibawah 10.5 : 1 , dengan tekanan kompresi tak lebih dari 12 psi. Pentingnya mengatur kompresi , selain masih bisa mendapatkan pilihan bahan-bakar premium, kompresi rendah menjaga mesin agar tetap awet.
Hal lain, pengukuran panjang piston dari pen ke puncak piston adalah mutlak perlu, jika dapat membeli piston yang tidak terlalu selisih jauh panjangnya. Sebaliknya dari pen ke ekor piston juga tidak berbeda jauh, jika selisihnya berlebihan maka diperlukan pemotongan.
Mesin harian jika crankcase relatif baru ( keluaran tahun muda ) maka penanaman piston dapat dipress hingga memiliki deck clearances 0,8 milimeter, jika mesin relatif tua seperti crypton sebaiknya diberi lebih dalam, misal 1,2 milimeter.
Blueprinting
Apa itu blue printing? Menjadi penting dalam melakukan super street bore up, apalagi bila motor sudah dipakai lebih dari 5 tahun. Adalah melakukan segala inspeksi, double check, pembersihan, pembenahan yang diperlukan untuk mengembalikan seluruh ukuran , toleransi suku cadang mesin sesuai dengan standard pabrikan jepang!

Pada kruk-as misal, sebagai tumpuan penerima torsi ayunan piston, haruslah dikembalikan dalam kondisi keselarasan dan kesetimbangan yang prima, menginspeksi kerenggangan setang piston, memastikan bearing kruk as dalam kondisi prima.
Penggantian gigi transmisi juga dapat dilakukan, misal pada yamaha jupiter z, untuk harian, gigi 3 dan 4 dapat diganti dengan perbandingan lebih rapat. Penyalur daya seperti kampas kopling dan pir kopling perlu diganti dengan kualitas lebih bagus. Kampas kopling diambil dari suzuki Fr80 buatan TDR , CLD, atau produk genuine, semua tersedia dan mudah didapat.
Bak kopling manual, boleh dipasang boleh tidak, jika ingin mengejar tampilan dan riding style lebih sporty maka bisa dipasangkan. Keuntungannya adalah, dengan menggunakan bak kopling manual, kita dapat melepas perangkat kopling sentrifugal dan menggantikannya dengan flywheel (balancer) dengan bobot sesuai keinginan. Dengan memperingan flywheel, kita bisa memberikan perlakuan setara pada rotor magneto. Prosentase pengurangan beban harus disetarakan ulang pada sisi kiri motor. Secara teorema, semakin ringan magnit maka torsi nya semakin besar, karena nilai beban putar lebih ringan, putaran mesin tinggi dapat dengan mudah diraih.
Penataan crankcase, bak kopling dan magnit terselesaikan sesuai konsep, maka kita bisa mulai memperhatikan area cylinder blok dan head. Apa yang perlu diperhatikan? Hmm… Sabar dulu
R.A.T MOTORSPORT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar